MATERI PJJ KELAS 4
Selamat pagi, apa kabar anak anak dan Ayah/Bunda?
Semoga Ayah/Bunda
senantiasa dalam keadaan sehat. Pada hari ini kita masih melakukan kegiatan
pembelajaran dari rumah. Mohon bimbingan Ayah/Bunda untuk mendampingi ananda
dalam melakukan aktivitas pembelajaran di rumah. Ayah/Bunda jangan lupa untuk mengingatkan ananda untuk
mematuhi protokol Kesehatan dalam melakukan setiap aktivitas dan selalu menjaga
kebersihan di lingkungan rumah agar terhindar dari penyebaran virus COVID-19
dan wabah demam berdarah. Terima kasih.
| Kelas | : IV |
| Tema | : 1. Indahnya Kebersamaan |
| Subtema | : 1. Keberagaman Budaya Bangsaku |
| Semester | : I (Ganjil) |
Pada pembelajaran sebelumnya kita telah membahas tentang alat musik tradisional yang
menarik dan menghasilkan bunyi-bunyi yang indah. Tahukah Ananda apa itu bunyi dan bagaimana
bunyi dapat sampai ke telinga kita? Mari kita cari tahu melalui teks bacaan berikut ini!
Segala macam bentuk bunyi berasal dari benda yang bergetar. Getaran dari suatu benda akan mengakibatkan udara di sekitarnya bergetar. Getaran tersebut menimbulkan gelombang bunyi di udara. Benda-benda yang bergetar dan menghasilkan bunyi disebut sumber bunyi. Contoh sumber bunyi, misalnya drum, gitar, seruling, kaleng yang jatuh, meja yang dipukul, dan klakson.
Bunyi dapat merambat melalui benda padat, cair, dan gas. Akan tetapi, bunyi tidak dapat merambat pada ruang hampa.
Getaran bunyi merambat ke segala arah sebagai gelombang. Makin jauh sumber bunyi, bunyi terdengar makin lemah. Bunyi yang kita dengar merupakan energi kuat dan lemah. Bunyi kuat ditimbulkan oleh getaran yang kuat, sedangkan bunyi lemah oleh getaran yang lemah. Kuat lemah bunyi ditentukan oleh simpangan getaran. Satu kali gerak ke atas dan ke bawah disebut satu getaran. Adapun banyak getaran dalam satu detik disebut frekuensi. Bunyi dengan frekuensi teratur disebut nada, sedangkan bunyi dengan frekuensi tidak teratur disebut desah.
Manusia dapat mendengar bunyi yang jumlah getarannya berkisar 20 sampai 20.000 getaran per sekon, yang disebut audiosonik. Infrasonik adalah bunyi yang getarannya kurang dari 20 getaran per sekon. Bunyi infrasonik hanya dapat didengar oleh hewan tertentu, misalnya jangkrik dan gajah. Adapun bunyi yang getarannya lebih dari 20.000 getaran per sekon disebut ultrasonik. Bunyi ultrasonik hanya dapat didengar oleh hewan-hewan tertentu, misalnya lumba-lumba dan kelelawar.
Bunyi memiliki tingkat kekerasan atau intensitas. Satuan kekerasan bunyi adalah desibel (dB). Suara terpelan yang dapat didengar mempunyai intensitas sebesar 0 dB. Sedangkan bunyi yang keras dan membuat telinga sakit memiliki intensitas sebesar 139 dB. Tingkat kekerasan sumber bunyi berbeda satu sama lain.
Bahasa Indonesia
Tugas 1
1. Tuliskan gagasan pokok pada tiap tiap paragraf
2. Tuliskan gagasan pendukung pada tiap paragraf
SIFAT SIFAT BUNYI
Membuat telpon sederhana simak vidio berikut:




Komentar
Posting Komentar